Revolusi “Konasara Smart”: Jemput Bola Hingga ke Pulau Jawa Demi Validitas SDM Konawe Utara

Admin
18 Apr 2026 11:53
2 menit membaca

KENDARI, bumikonaweutara – Komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tidak hanya berhenti pada kucuran anggaran, tetapi kini merambah pada ketegasan verifikasi lapangan. Melalui program beasiswa Konasara Smart, tim verifikasi lintas sektoral melakukan aksi “jemput bola” ke puluhan perguruan tinggi demi memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran.

Koordinator Tim Verifikasi Konasara Smart, Irnawati Raanti, S.Si., menegaskan bahwa validitas data by name by NIM adalah harga mati. Tidak ingin terjebak dalam tumpukan dokumen formalitas, tim yang terdiri dari 9 ahli lintas sektoral ini membagi diri ke dalam tiga zona wilayah: Selatan, Utara, dan Tengah.

Langkah ini diambil sebagai bentuk perbaikan total atas sistem lama yang dinilai kurang maksimal dan sering memicu protes.

“Dulu, tiap tahun selalu ada aksi atau protes. Alhamdulillah, sejak saya tangani tiga tahun terakhir dengan sistem lintas sektoral dan verifikasi mendalam, tidak ada lagi persoalan seperti itu. Kami merangkul semua pihak,” ujar Irnawati dengan tegas.

Keseriusan pemda dalam mendukung pendidikan tidak main-main. Verifikasi tidak hanya menyasar 30 kampus di Sulawesi Tenggara, tetapi tim juga terbang langsung menyambangi kampus-kampus di Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Jakarta.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap mahasiswa asal Konawe Utara yang sedang berjuang di tanah rantau mendapatkan haknya tanpa ada manipulasi data administrasi.

Meski proses pendataan berjalan lancar, Irnawati mencatat satu tantangan krusial, yakni kemandirian mahasiswa. Ia menyayangkan masih adanya mahasiswa yang enggan mengurus kelengkapan dokumen secara mandiri.

“Kami turun langsung ke setiap kampus untuk memastikan semua valid. Namun, kami juga berharap mahasiswa lebih proaktif. Dokumen yang kami terima harus sinkron dengan kenyataan di lapangan,” tambahnya.

Dalam penelusuran tersebut, Irnawati memberikan apresiasi khusus kepada Akademi Manajemen Bisnis (AMB) Kendari. Kampus ini dinilai menjadi standar emas dalam hal transparansi dan kecepatan fasilitasi data.

“Saya berharap kampus-kampus lain bisa mendukung seperti yang dilakukan AMB Kendari. Meminta data kampus biasanya butuh waktu lama, tapi di AMB prosesnya difasilitasi dengan sangat mudah. Ini sangat membantu mempercepat penginputan data program Konasara Smart,” jelasnya.

Misi Besar: SDM Unggul, Konawe Utara Sejahtera

Aksi verifikasi ketat ini merupakan bagian dari visi besar untuk menciptakan generasi emas Konawe Utara. Dengan sistem yang bersih dan transparan, anggaran pendidikan tidak lagi terbuang percuma, melainkan menjadi investasi nyata bagi masa depan daerah.

Melalui Konasara Smart, pemerintah daerah tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga membangun ekosistem pendidikan yang jujur, akuntabel, dan berorientasi pada hasil nyata bagi pembangunan daerah di era globalisasi.

Penulis : Suhardiman Sawali.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *