Bangun Karakter Disiplin, Ditlantas Polda Sultra Edukasi Siswa PAUD TK IT Al-Mumtaz di Taman Lalu Lintas

Admin
27 Jan 2026 04:22
Hukrim 0 45
2 menit membaca

KENDARI, bumikonaweutara – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) terus konsisten menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Melalui Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan (Subdit Kamsel), Ditlantas menggelar program Polisi Sahabat Anak (Polsanak) yang diikuti oleh puluhan siswa PAUD TK IT Al-Mumtaz Kendari pada Selasa (27/1/2026).

​Kegiatan yang dipusatkan di Taman Lalu Lintas Polda Sultra ini bertujuan untuk mengenalkan dasar-dasar keselamatan di jalan raya dengan cara yang menyenangkan dan edukatif.

​Edukasi Interaktif di “Taman Pintar” Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sultra, Kompol Arie Sumarni, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa pengenalan aturan lalu lintas di usia emas (golden age) sangat efektif untuk membentuk karakter disiplin anak di masa depan.

​Materi yang diberikan meliputi: Pengenalan Marka & Rambu: Menjelaskan arti warna lampu lalu lintas (traffic light) dan simbol-simbol marka jalan.

​Adab Menyeberang: Praktik langsung tata cara menyeberang yang aman menggunakan zebra cross.

​Himbauan Keselamatan: Edukasi penggunaan helm saat dibonceng motor serta cara aman menuju sekolah.

​”Kami ingin anak-anak tidak hanya tahu aturan, tapi juga merasa dekat dengan sosok polisi. Melalui metode interaktif ini, pesan keselamatan lebih mudah diserap dan mereka bisa menjadi pelopor keselamatan di lingkungan keluarga masing-masing,” ujar Kompol Arie Sumarni.

Suasana keceriaan memuncak saat para siswa, guru, dan orang tua diajak berkeliling area Mapolda Sultra menggunakan kendaraan patroli Ditlantas secara bergantian. Pengalaman langsung ini diharapkan dapat menghilangkan kesan kaku terhadap figur kepolisian dan menumbuhkan rasa percaya anak terhadap Polri.

Program Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Lalu Lintas ini merupakan agenda rutin Ditlantas Polda Sultra. Dengan memberikan pemahaman sejak dini, diharapkan generasi masa depan Sulawesi Tenggara tumbuh menjadi pengguna jalan yang patuh aturan, sehingga angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara berkelanjutan.

 

Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *