Mentan Amran Sulaiman Puji Gerak Cepat Polda Sultra Tangani Banjir di Kendari

Admin
12 Mei 2026 09:32
Nasional 0 57
2 menit membaca

KENDARI, bumikonaweutara – Penanganan cepat banjir yang dilakukan jajaran Polda Sulawesi Tenggara mendapat apresiasi langsung dari Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman. Saat meninjau lokasi terdampak banjir di bantaran Sungai Wanggu, Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga, Selasa (12/5/2026), Mentan memuji respons sigap aparat kepolisian dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Dalam kunjungan tersebut, Mentan melihat langsung personel Polri turun ke lapangan melakukan evakuasi warga, membantu kebutuhan pengungsi, hingga mendirikan tenda darurat bagi masyarakat yang terdampak banjir. Kehadiran aparat kepolisian dinilai menjadi garda terdepan dalam penanganan awal bencana di Kota Kendari.

Di hadapan Wakapolda Sultra, Gidion Arif Setyawan, Amran menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan gerak cepat jajaran Polda Sultra yang dinilainya hadir langsung membantu rakyat di tengah musibah.

“Bhayangkari top! Pak Kapolri, ini Polda Sultra luar biasa, gerak cepat bantu rakyat dan bahkan memberikan bingkisan,” ujar Amran kepada awak media di lokasi peninjauan.

Kunjungan kerja tersebut dilakukan usai Mentan tiba dari Jakarta untuk melihat langsung kondisi banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kendari dan sekitarnya. Selain meninjau kawasan bantaran Sungai Wanggu, Mentan juga mengunjungi area persawahan milik petani yang terdampak banjir di Desa Mohalo, Kecamatan Konda.

Dari hasil peninjauan, sejumlah lahan pertanian dilaporkan terendam banjir dan berpotensi memengaruhi hasil panen petani setempat. Pemerintah pusat pun disebut akan segera mengambil langkah cepat guna membantu pemulihan sektor pertanian dan masyarakat terdampak.

Usai melakukan peninjauan, Mentan RI memastikan pemerintah akan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak, khususnya para petani yang mengalami kerugian akibat banjir. Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana di wilayah Sulawesi Tenggara.

Soliditas aparat kepolisian bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir ini menjadi bukti nyata hadirnya negara di tengah masyarakat saat menghadapi situasi darurat.

Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *