PT. ANTAM Buka Wawasan Siswa SMK tentang Good Mining Practice Melalui Praktek Lapangan di Site Tapunopaka

Admin
17 Jun 2025 10:41
Bumi Oheo 0 1358
2 menit membaca

Lasolo Kepulauan, bumikonaweutara – PT ANTAM Tbk UBPN Konawe Utara memperkuat komitmennya dalam pengembangan pendidikan vokasi dengan menyelenggarakan kegiatan praktek lapangan tentang good mining practice bagi siswa SMK Pertambangan Nur Watukila. Sebanyak 15 siswa bersama guru pendamping mendapatkan pembelajaran langsung tentang prinsip-prinsip pertambangan berkelanjutan dari tim profesional ANTAM di Site Tapunopaka.

Para peserta mengungkapkan antusiasmenya terhadap kegiatan ini. Muh. Abil Irwandi menyatakan, “Kami sangat senang bisa belajar langsung tentang geologi dan teknik penambangan yang baik dari para ahli ANTAM.” Senada dengan itu, Qhais Wiryata Umar menambahkan, “Pembelajaran tentang pertambangan nikel menjadi sangat mudah dipahami berkat metode pengajaran yang jelas dari pembimbing ANTAM.”

Anaway Usman Kamil, S.Si selaku guru pendamping menyampaikan apresiasi, “Kami sangat berterima kasih atas kesempatan belajar langsung di lokasi tambang ANTAM. Praktek semacam ini sangat penting untuk melengkapi pembelajaran di kelas.” Beliau juga menyampaikan harapan agar kolaborasi ini dapat berlanjut hingga tingkat magang industri.

Hingga Juni 2025, ANTAM telah membuka kesempatan bagi 23 peserta dari berbagai institusi pendidikan di Sulawesi Tenggara untuk mengikuti program magang, penelitian tugas akhir, dan PKL. Nasrullah, Operation Senior Manager PT ANTAM Tbk UBPN Konawe Utara, menekankan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan SDM pertambangan yang kompeten dan berwawasan lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempersiapkan generasi penerus yang tidak hanya terampil secara teknis tetapi juga memahami prinsip-prinsip pertambangan yang bertanggung jawab,” ujar Nasrullah. Ke depan, ANTAM akan terus memperkuat program pendidikan vokasi dan pelatihan keterampilan untuk mendukung pengembangan SDM di sekitar wilayah operasi pertambangan di Kabupaten Konawe Utara pada khususnya dan Provinsi Sulawesi Tenggara pada umumnya.

Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *