NYAWA LEBIH BERHARGA DARI KECEPATAN! Dirlantas Polda Sultra Tegaskan Mudik Aman di RRI Kendari

Admin
10 Mar 2026 04:01
Hukrim Sultra 0 186
2 menit membaca

KENDARI, bumikonaweutara – Menjelang arus mudik Lebaran yang kerap diwarnai risiko kecelakaan, Direktur Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara, Kombes Pol Argowiyono, mengambil langkah preventif dengan “menyerbu” ruang publik melalui udara. Menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif di RRI Kendari pada Selasa (12/3/2026), Argowiyono memberikan peringatan keras: Jangan jadikan perjalanan mudik sebagai ajang maut.

Dalam dialog bertajuk “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” yang disiarkan langsung dari Studio Programa 1 RRI Kendari, Dirlantas menekankan bahwa euforia bertemu keluarga di kampung halaman jangan sampai melalaikan aspek keselamatan di jalan raya.

Poin Penting Instruksi Dirlantas:

  • Kelayakan Kendaraan Bukan Pilihan: Masyarakat dilarang keras mudik dengan kendaraan yang tidak layak jalan. Cek mesin, rem, dan lampu sebelum berangkat.
  • Fisik Pengemudi adalah Kunci: Jangan memaksakan diri berkendara saat lelah. Kelelahan adalah pemicu utama kecelakaan fatal
  • Tertib Administrasi: Surat-surat kendaraan (STNK & SIM) wajib lengkap dan berlaku.

“Keselamatan menjadi hal utama dalam perjalanan mudik. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, tidak memaksakan diri saat lelah, serta manfaatkan pos pelayanan yang sudah kami siapkan,” tegas Argowiyono.

Didampingi Kasubbag TIK Ditlantas Polda Sultra, AKP Kunto, Dirlantas memaparkan bahwa pihaknya tidak akan main-main dalam mengawal arus mudik. Strategi yang disiapkan meliputi:

  1. Penyebaran Pos Pengamanan: Ditempatkan di titik-titik rawan kecelakaan dan kemacetan.

  2. Patroli Rutin 24 Jam: Untuk memastikan tidak ada hambatan di jalur utama.

  3. Rekayasa Lalu Lintas: Antisipasi lonjakan volume kendaraan secara mendadak.

Melalui dialog ini, masyarakat juga diberikan ruang untuk bertanya langsung, menciptakan komunikasi dua arah guna membedah kendala yang ada di lapangan. Targetnya jelas: Angka kecelakaan harus ditekan hingga titik terendah agar setiap warga bisa berkumpul dengan keluarga dalam kondisi sehat dan bahagia.

Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *