Bupati Konawe Utara Desak PLN Tangani Tegangan Listrik Tak Stabil, Target Normal Sebelum 17 Agustus

Admin
29 Mei 2026 03:58
Nasional 0 14
2 menit membaca

WANGGUDU, bumikonaweutara — Bupati Konawe Utara H. Ikbar, SH., M.H., bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait persoalan tegangan listrik yang tidak stabil di wilayah Kabupaten Konawe Utara. Untuk mencari solusi konkret, Bupati menggelar rapat bersama pihak PLN UP3 Kendari di Rumah Jabatan Bupati Konawe Utara, Rabu (20/5/2026).

Rapat tersebut membahas langkah percepatan penanganan gangguan tegangan listrik yang selama ini dikeluhkan warga karena dinilai berdampak pada aktivitas masyarakat serta menyebabkan kerusakan sejumlah peralatan elektronik rumah tangga.

Dalam pertemuan itu, pihak PLN Sulawesi Tenggara memaparkan rencana penanganan sementara dengan menghadirkan mesin pembangkit berkapasitas 8 megawatt di PLTU Asera yang berada di Kelurahan Wanggudu.

Langkah tersebut dilakukan sambil menunggu penyelesaian proyek Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan. PLN menargetkan pemasangan mesin pembangkit tersebut dapat direalisasikan pada Oktober 2026 mendatang.

Bupati Konawe Utara H. Ikbar menegaskan bahwa persoalan kelistrikan di Konawe Utara harus segera mendapatkan perhatian serius dan penanganan cepat demi kepentingan masyarakat.

“Masalah tegangan listrik ini telah banyak merugikan masyarakat, terutama kerusakan pada peralatan elektronik warga. Kami berharap ada langkah nyata dan cepat agar kondisi listrik di Konawe Utara kembali stabil,” tegas Bupati Ikbar.

Bahkan, Bupati meminta agar kondisi pasokan listrik di Konawe Utara sudah kembali normal sebelum peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.

Selain menyampaikan desakan kepada pihak PLN, Bupati juga memberikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh elemen yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Konawe Utara Menggugat (KRKM) atas dukungan dan partisipasi aktif dalam membantu pemerintah menyuarakan persoalan kelistrikan di daerah tersebut.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan PLN menjadi kunci utama dalam menghadirkan pelayanan listrik yang lebih baik dan stabil bagi warga Konawe Utara.

Rapat tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam mempercepat solusi atas persoalan listrik yang selama ini menjadi perhatian serius masyarakat di Kabupaten Konawe Utara.

Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *