Langkah Nyata, Gebrakan Lurah Tinobu Perbaiki Jembatan Penghubung Pasar Melalui Swadaya

Admin
8 Apr 2026 04:33
2 menit membaca

Lasolo, bumikonaweutara – Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Kelurahan Tinobu membuktikan bahwa semangat gotong royong adalah solusi nyata bagi pembangunan. Di bawah kepemimpinan Lurah baru, Yusnah, S.KM., M.Kes., sebuah proyek perbaikan jembatan vital resmi dilaksanakan pada Rabu (8/4/2026).

Jembatan sepanjang 30 meter dengan lebar 5 meter ini bukan sekadar infrastruktur biasa. Ini merupakan akses utama menuju Pasar Umum Kecamatan Lasolo yang selama ini kondisinya memprihatinkan—penuh lubang dan kayu lapuk yang mengancam keselamatan warga setiap harinya.

Prestasi Sebelum 100 Hari Kerja

Sejak dilantik pada 18 Februari 2026 lalu, Yusnah bergerak cepat merespons keluhan warga. Hebatnya, perbaikan jembatan balai dan masjid ini dilaksanakan murni tanpa menyentuh dana APBD. Inisiatif ini lahir dari hasil musyawarah mufakat antara pemerintah setempat dan masyarakat.

“Ini adalah bukti kinerja dan komitmen saya bahkan sebelum masa kerja saya genap tiga bulan. Kami melihat fasilitas umum ini sudah tidak layak dan membahayakan, maka kami mencari jalan keluar bersama,” ujar Yusnah dengan penuh optimisme.

Kondisi jembatan sebelum di rehab

Estimasi anggaran sebesar Rp70.000.000 berhasil dihimpun melalui skema swadaya kreatif. Kerja sama ini melibatkan tokoh masyarakat, Pemerintah Kecamatan Lasolo, Pemerintah Kelurahan Tinobu, serta dukungan sektor swasta melalui pengajuan proposal yang transparan.

Langkah ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Sulkarnain Sinapoy, S.Sos., salah satu tokoh masyarakat Kelurahan Tinobu, memberikan respons positif dan dukungan penuh atas gerak cepat sang Lurah.

Gotong Royong di Lapangan

Antusiasme warga tidak hanya terlihat dari sumbangan materi, tetapi juga tenaga. Ibrahim, warga setempat, turut terjun langsung dalam proses pengerjaan fisik jembatan. Menurutnya, aksi nyata ini sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat yang selama ini was-was saat melintas.

Harapan besar kini tertumpu pada selesainya proyek ini. Perbaikan jembatan diharapkan dapat memperlancar roda ekonomi di Kecamatan Lasolo dan memberikan rasa aman bagi seluruh pengguna jalan.

Kelurahan Tinobu kini menjadi potret nyata bahwa pemimpin yang mau mendengar dan masyarakat yang mau bergerak dapat menciptakan perubahan besar meski dalam keterbatasan.

Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *