Bupati Konawe Utara Pimpin Rakor KIE Persampahan, Dorong Peningkatan Kinerja Menuju Adipura

Admin
30 Mar 2026 04:21
2 menit membaca

Wanggudu, bumikonaweutara — Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH., MH., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) terkait program Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) pengelolaan persampahan bersama Tim Pusat Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup (PSILH). Kegiatan ini berlangsung di Aula Bapperida Lantai 2, Senin (30/3/2026).

Rakor tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/BPLH Nomor 1327 Tahun 2026 tentang Tim Kinerja Pengelolaan Sampah. Dalam kebijakan terbaru tersebut, Pusat Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup ditetapkan sebagai pembina pengelolaan sampah Kabupaten Konawe Utara tahun 2026, menggantikan peran sebelumnya dari Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Lingkungan Hidup.

Dalam arahannya, Bupati Ikbar menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan persampahan. Menurutnya, program KIE menjadi salah satu strategi utama untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Melalui KIE, kita dorong perubahan perilaku agar lebih peduli terhadap lingkungan,” ujar Ikbar.

Ia juga berharap hasil dari rakor ini dapat memperkuat kinerja daerah dalam pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan peluang Kabupaten Konawe Utara meraih nilai Adipura yang lebih baik.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Konawe Utara Herman Sewani, SH., Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Dr. Safruddin, S.Pd., M.Pd., Tim Kinerja Pengelolaan Sampah, perwakilan Pusat Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dengan adanya pendampingan dari PSILH, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara optimistis mampu mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *