Kades Awila saat menyerahkan BLT kepada kakek LagomiMolawe, bumikonaweutara – Kepala Desa Awila Kecamatan Molawe Kabupaten Konawe Utara, memberikan perhatian terhadap kakek yang berusia (76) tahun sudah sejak dari Dirinya di Lantik Menjabat Kepala Desa Mulai Tahun 2023, sebagai tanggung jawab sosial.
Dalam memberikan perhatian kepada usia lanjut, pemerintah Desa setempat telah memberikan bantuan, dan tindakan kepedulian sejak dirinya di lantik sebagai pemerintah Desa.
Lagomi ( 76 ) tinggal Bersama dengan anaknya hasran, entah mengapa setelah dikaruniai seorang anak lelaki (Putra), rumah tangga mereka berantakan, sehingga istri Hasran meninggalkan rumah dan kembali ke Kecamatan Wolo Kabupaten Kolaka bersama anaknya Putra. Usai berpisah dengan istrinya, Hasran juga pergi meninggalkan rumahnya, dan Kakek Lagomi tinggal seorang diri.
Menanggapi atas vidio yang beredar beberapa waktu yang lalu, video yang berdurasi 1:00 beredar di media sosial, sempat menghebohkan masyarakat, Olehnya itu Kades Awila angkat bicara, bahwa, tujuan dari video yang beredar adalah hanya untuk memberikan sentuhan hati kepada anak sang kakek untuk kembali menjaga dan merawat bapaknya yang sudah lanjut usia.
“Itu video sudah agak lama, tujuannya di buatnya vidio tersebut adalah semata mata untuk memberi informasi kepada sang anak untuk kembali merawat bapaknya yang sudah lanjut usia karena mengingat kondisi orang tua tersebut sudah membutuhkan perawatan dan kepedulian yang maksimal dari anaknya. menurut informasi anaknya berada di kecamatan andowia. yang membuat video itu warga saya juga atas nama Riko, bertujuan untuk memberitahukan kepada anaknya melalui videonya yang diunggah di media sosial ” lanjutnya.
Arman S.si Kepala Desa Awila selama ini tidak tinggal diam melihat kakek Lagomi di usia lanjut sejak tahun 2023 sampai saat ini tetap terus mendapat perhatian pemerintah setempat, baik berupa penyaluran makanan setiap harinya, maupun penyaluran bantuan langsung tunai (BLT), serta pembersihan dalam maupun luar rumah, hal itu dilaksanakan bekerjasama dengan Keluarga, Tetangga dan seluruh aparat Desa Awila.
Diketahui Pula, Hasran biasa di panggil Putra (bapak Putri) pernah mengagungkan rumah yang di diami orang tuanya ke salah satu bank yang ada di konawe utara , di mana atas pinjaman tersebut yang bersangkutan hasran tidak pernah melakukan pembayaran ke pihak bank. , setelah diketahui oleh Kepala Desa Awila, Kades langsung lakukan koordinasi kepada pihak bank guna menyelasaikan permasalahan warganya, dengan cara membayar semua tunggakan serta membayar sisa cicilan yang ada, dengan tujuan agar si kakek tetap bertahan tinggal dirumahnya karena jika hal tersebut tidak di lakukakan maka tentu pasti akan ada tindakan dari pihak bank.
“Kepedulian dari pemerintah Desa pak Lagomi ada diberikan bantuan melalui BLT dan pengurusan makanan dan minuman, pembersihan rumah. Sejak ditinggal oleh anak menjadi tanggung jawab keluarga dan pemerintah desa.” tuturnya.
Pihaknya, pernah memanggil Hasran (anak kakek renta) untuk mendiskusikan keadaan bapaknya, bahkan telah memberikan bantuan dana untuk usaha agar dia tidak meninggalkan orang tuanya, namun itu juga hanya berjalan beberapa hari, terus langsung pergi meninggalkan orang tuanya. Sudah pernah di tawarkan secara pribadi akan memberikan gaji agar pokus merawat orang tuanya tapi tetap juga tidak di indahkan
menindak lanjuti informasi medsos yang sempat Viral tersebut, kami bermaksud untuk mencari penitipan usia lanjut di panti Jompo, Apabila Anaknya Tidak ada Kepedulian untuk kembali merawat anaknya, agar mendapat perwatan yang maksimal.
“Hal itu pernah kami pikirkan untuk menitipkan dipanti jompo, tapi mengingat masih ada anaknya jadi kami tidak menindak lanjuti, tapi karena ini sudah bertahun-tahun anaknya tidak merawat bapaknya, dan yang merawat selama ini adalah keluarga, Tetangga dan Pemerintah Desa dan mengingat kakek tersebut sudah mulai pikun dan membutuhkan Penjagaan 24 jam, jadi untuk mendapatkan perawatan yang maksimal, kami sebagai pemerintah Desa akan mencarikan panti jompo agar mendapatkan perhatian yang maksimal.” Ujar Arman Kepala Desa Awila.
Harapan pemerintah Desa Awila, dalam menyikapi berita yang beredar, kiranya lebih bijak menyikapi video, serta bisa membantu Pak Lagomi agar anaknya memiliki kesadaran untuk pulang kembali berbakti kepada orang tuanya, serta merawatnya di usia yang renta saat ini, jangan di salah artikan bahwa video tersebut mengharap simpatik dari publik dan permintaan bantuan sosial dari pemerintah, adapun kalau ada dari pemerintah akan memberikan itu sah-sah saja karena saat ini yang di butuhkan adalah Membantu untuk menitipkan di panti jompo yang baik dan layak.
Penulis : Suhardiman Sawali
Tidak ada komentar