Kuliah Tanpa Tinggalkan Pekerjaan, AMB Kendari Hadirkan Kelas Hybrid di Landawe

Admin
21 Sep 2026 04:45
Pendidikan 0 48
3 menit membaca

WANGGUDU, bumikonaweutara — Akses pendidikan tinggi bagi masyarakat di wilayah pelosok Kabupaten Konawe Utara kini semakin terbuka. Akademi Manajemen Bisnis (AMB) Kendari menghadirkan program kelas hybrid di Kecamatan Landawe, sebagai alternatif bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana tanpa harus meninggalkan pekerjaan maupun kampung halaman.

Program tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Konawe Utara, I Made Tarubuana, S.Si. Saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor DPRD Konawe Utara, Kelurahan Wanggudu, Kecamatan Asera, Senin (21/9/2026), Made menilai kehadiran kelas hybrid AMB Kendari merupakan langkah positif dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.

Menurutnya, persoalan jarak, waktu, dan biaya selama ini menjadi sejumlah kendala bagi masyarakat daerah, khususnya mereka yang telah bekerja dan memiliki tanggung jawab ekonomi keluarga.

“Ini sangat membantu masyarakat yang ingin kuliah tetapi terkendala jarak, apalagi bagi mereka yang sudah bekerja untuk mencari nafkah. Lewat AMB Kendari, kekhawatiran itu bisa terjawab,” ujar Made.

Made mengatakan, keberadaan kelas hybrid di Landawe tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat Kecamatan Landawe. Lokasi tersebut juga dinilai strategis untuk membuka akses pendidikan bagi masyarakat dari sejumlah wilayah di sekitarnya.

Di antaranya Kecamatan Langgikima, Lasolo Kepulauan, Oheo, hingga Wiwirano. Bahkan, akses tersebut berpotensi dimanfaatkan masyarakat dari Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, serta wilayah perbatasan Sulawesi Tengah seperti Menui Kepulauan dan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali.

Kondisi geografis antarkecamatan yang cukup jauh selama ini menjadi salah satu tantangan masyarakat ketika hendak menempuh pendidikan tinggi. Karena itu, model pembelajaran yang memadukan kegiatan tatap muka dan pembelajaran secara daring dinilai dapat memberikan fleksibilitas lebih besar bagi mahasiswa.

Konawe Utara, Konawe, dan Morowali merupakan kawasan yang memiliki potensi ekonomi serta aktivitas investasi yang terus berkembang. Kondisi tersebut membutuhkan ketersediaan sumber daya manusia lokal yang memiliki kompetensi dan mampu mengambil peluang ekonomi di daerahnya.

Ketua Yayasan AMB Kendari, Farlin, mengatakan pembukaan kelas tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan akses pendidikan yang lebih dekat kepada masyarakat.

Menurut Farlin, perkembangan investasi dan dunia usaha di daerah harus diikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal.

Masyarakat, kata dia, tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perkembangan ekonomi daerah. Pendidikan tinggi diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan kapasitas masyarakat agar mampu mengambil bagian dalam berbagai peluang yang tersedia.

AMB Kendari menawarkan program Sarjana Terapan Bisnis dengan gelar S.Tr.Bns. Pendidikan terapan tersebut diarahkan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Kehadiran kelas hybrid di Landawe memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin meningkatkan pendidikan tanpa harus meninggalkan pekerjaan.

Dengan sistem pembelajaran yang lebih fleksibel, mahasiswa dapat menyesuaikan aktivitas perkuliahan dengan pekerjaan dan aktivitas sehari-hari, sesuai jadwal serta ketentuan akademik yang berlaku.

Selain itu, keberadaan kelas yang lebih dekat dengan tempat tinggal juga dapat membantu mengurangi beban biaya dan waktu perjalanan dibandingkan harus mengikuti seluruh aktivitas perkuliahan di luar daerah.

Bagi masyarakat Konawe Utara dan wilayah sekitarnya yang selama ini memiliki keinginan melanjutkan pendidikan tetapi terkendala pekerjaan, jarak maupun biaya, kehadiran kelas hybrid AMB Kendari di Landawe menjadi salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan.

Pendidikan bukan hanya tentang memperoleh gelar, tetapi juga tentang meningkatkan kompetensi dan membuka peluang baru dalam dunia kerja maupun usaha.

Di tengah pertumbuhan ekonomi dan investasi di kawasan Konawe Utara, Konawe, dan Morowali, peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal menjadi bagian penting agar masyarakat daerah dapat mengambil peran lebih besar.

Kuliah tetap berjalan, pekerjaan tetap dilakukan, dan kesempatan meningkatkan pendidikan tetap terbuka.

Untuk informasi mengenai persyaratan pendaftaran, jadwal perkuliahan, lokasi kelas, program studi, biaya pendidikan, serta mekanisme pembelajaran hybrid, masyarakat dapat menghubungi pihak Akademi Manajemen Bisnis (AMB) Kendari secara langsung.

Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *