Kepala Desa Laroonaha Dorong Gotong Royong Di Tengah Efisiensi Anggaran Desa

Admin
13 Agu 2026 13:23
Daerah 0 19
3 menit membaca

Oheo, bumikonaweutara – Kepala Desa Laroonaha, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara, Hasrudin menegaskan pentingnya kekompakan antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menjalankan pembangunan, terutama di tengah kondisi efisiensi anggaran yang berdampak pada keterbatasan pembangunan fisik desa.

Hal tersebut disampaikan Hasrudin saat ditemui di Balai Desa Laroonaha, Kamis (13/8/2026). Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat melalui semangat gotong royong.

“Kalau kita tidak melakukan semua program bersama-sama, maka pembangunan tidak akan pernah bisa terwujud dengan baik. Kuncinya adalah kekompakan antara masyarakat dan pemerintah desa,” ujar Hasrudin.

Ia menjelaskan, melibatkan masyarakat dalam pembangunan merupakan langkah penting agar warga merasa memiliki dan ikut bertanggung jawab terhadap kemajuan desanya.

“Pembangunan yang ada di desa ini bukan untuk orang lain, tetapi untuk masyarakat itu sendiri. Karena itu semangat kebersamaan harus terus kita bangun,” katanya.

Hasrudin mengungkapkan, keterbatasan anggaran desa saat ini membuat pemerintah desa harus menyusun strategi dan menentukan skala prioritas pembangunan. Menurutnya, beberapa kegiatan yang sebelumnya direncanakan harus dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi keuangan yang tersedia.

“Kalau mau semua langsung selesai sesuai keinginan tentu tidak mungkin. Kita harus menyesuaikan anggaran yang ada. Langkah demi langkah, yang penting pembangunan tetap berjalan,” jelasnya.

Ia menyebutkan, anggaran desa tahun 2026 mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya anggaran yang dikelola desa berkisar antara Rp500 juta hingga Rp600 juta, kini hanya tersisa sekitar Rp219 juta.

“Kalau dihitung, penurunannya sekitar 70 sampai 80 persen. Kondisi ini tentu berpengaruh terhadap pembangunan fisik desa, karena banyak anggaran yang sudah diarahkan untuk program prioritas,” ungkapnya.

Menurut Hasrudin, sejumlah program prioritas dari pemerintah pusat maupun daerah membuat ruang pembangunan fisik desa menjadi semakin terbatas. Namun demikian, pemerintah desa tetap berupaya menjalankan program yang dianggap paling mendesak.

Untuk tahun 2026, salah satu rencana pembangunan yang menjadi perhatian Pemerintah Desa Laroonaha adalah penyediaan fasilitas air bersih. Hal ini mengingat sumber air yang selama ini digunakan masyarakat mengalami penurunan debit saat musim kemarau.

“Kami merencanakan pembangunan sumur bor di sekitar kantor desa sebagai alternatif. Selain itu, kami juga akan melakukan perbaikan sumber mata air yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Selain pembangunan fisik, Desa Laroonaha juga terus mendorong kegiatan sosial masyarakat. Salah satunya melalui kolaborasi antara pemerintah desa, generasi muda, dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam kegiatan olahraga menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Desa Laroonaha dan Desa Horoe. Ini membuktikan bahwa walaupun anggaran terbatas, semangat masyarakat tetap bisa bergerak,” katanya.

Hasrudin menilai efisiensi anggaran bukan menjadi hambatan, melainkan kesempatan bagi pemerintah desa untuk lebih berhati-hati dalam mengelola keuangan.

“Semakin besar anggaran yang dikelola, semakin besar pula tanggung jawabnya. Dengan kondisi seperti ini kita bisa lebih fokus dan memastikan pengelolaan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Menjelang berakhirnya masa jabatannya sebagai kepala desa, Hasrudin berharap masyarakat Laroonaha tetap menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun desa.

“Laroonaha bukan milik siapa-siapa, tetapi milik kita bersama. Siapa pun yang akan memimpin ke depan, masyarakat harus tetap bersatu. Karena yang membangun desa ini bukan orang luar, tetapi kita sendiri,” pungkasnya.

Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *