Main Hakim Sendiri, PT Konutara Sejati Pakai Jasa Preman Bantai Warga yang Berdemo

Admin
25 Sep 2026 01:17
Hukrim 0 556
3 menit membaca

Langgikima, bumikonaweutara — Jerit tangis dan ceceran darah mewarnai aksi unjuk rasa di area operasional PT Konutara Sejati. Niat warga setempat untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut hak secara damai berujung pada Tragedi Kemanusiaan yang amat mengerikan, setelah pihak perusahaan diduga kuat sengaja mengerahkan sekelompok preman bersenjata untuk membubarkan massa aksi secara brutal.

Peristiwa kelam ini bermula ketika puluhan warga bersama aktivistas lokal mendatangi kawasan perusahaan guna menuntut kejelasan ganti rugi lahan serta dampak lingkungan yang selama ini membebani kehidupan mereka. Namun, alih-alih membuka ruang dialog atau menerima perwakilan warga secara bermartabat, manajemen PT Konutara Sejati justru menyambut kedatangan masyarakat dengan barikade puluhan pria berbadan tegap yang berpenampilan ala preman.

“Kami menduga kuat ada upaya yang seperti settingan perusahaan. Ada oknum-oknum yang terlihat jelas masuk dan mengacaukan keadaan serta melakukan tindakan terhadap tiga orang masyarakat kami,” kata Adrianus bitin Dalin Ketua AMB.

Suasana tenang mendadak berubah menjadi neraka. Tanpa belas kasihan dan tanpa kompromi, kelompok yang disinyalir sebagai orang suruhan perusahaan tersebut memprovokasi dan menyerang barisan pengunjuk rasa. Serangan mendadak menggunakan balok kayu, dan benda tumpul melukai para demonstran yang sama sekali tidak siap dan tidak bersenjata.

“Kami menegaskan kepada pihak kepolisian untuk bergerak cepat mengidentifikasi dan menindak oknum-oknum pelaku sesuai identitas yang ada di dalam video maupun keterangan para saksi,” tegas Adrianus.

Aksi kejam tersebut mengakibatkan jatuh korban, Beberapa warga yang berada di barisan depan roboh bersimbah darah setelah dihantam kebrutalan preman, Jeritan histeris dari kaum perempuan dan peserta aksi melengking di tengah kekacauan, sementara kelompok intimidator tersebut terus mengejar dan menganiaya massa yang berusaha menyelamatkan diri. Korban dan kawanan pengunjuk rasa lainnya yang mengalami luka, termasuk luka robek serius, segera dilarikan ke rumah sakit terdekat dalam kondisi kritis.

Tindakan represif menggunakan moda premanisme ini menuai kecaman keras dari berbagai pihak. Langkah perusahaan yang diduga memelihara dan memanfaatkan kelompok kekerasan untuk membungkam suara rakyat dinilai sebagai bentuk kejahatan kemanusiaan yang sangat keji dan tidak dapat ditoleransi.

Di tempat yang sama Risman S.sos sebagai koordinator lapangan, menyampaikan “saya sangat sayangkan terjadinya aksi pemukulan yang dilakukan oleh oknum tertentu, yang jelas dari karyawan Konutara Sejati, yang diduga kuat pihak manajemen PT. Konutara Sejati ingin menghalang halangi para pengunjuk rasa.”

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian telah diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta memproses hukum para pelaku penganiayaan dan pihak-pihak di balik layar yang memberikan perintah. Masyarakat mendesak agar aparat tidak hanya menangkap para eksekutor di lapangan, tetapi juga mengusut tuntas pimpinan PT Konutara Sejati yang bertanggung jawab atas tragedi berdarah yang menelan korban ini.

Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *