
Lembo, bumikonaweutara – Wujud kepedulian terhadap kesehatan warga, khususnya generasi muda, ditunjukkan melalui kolaborasi antara Puskesmas Kecamatan Lembo dan SMA Negeri 1 Lembo dengan menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi 296 siswa, Senin (20/4/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dukungan dunia pendidikan terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, sekaligus memperkuat peran sekolah sebagai lingkungan yang peduli terhadap kesehatan peserta didik.
Kepala Puskesmas Lembo, Suhardin, S.Kep., mengatakan program CKG meliputi pemeriksaan status gizi, tekanan darah, pemeriksaan mata, telinga, gigi, kesehatan jiwa, hingga deteksi anemia. Selain itu, siswa juga mendapatkan pemeriksaan gula darah, fungsi ginjal, serta pengukuran tumbuh kembang.
“Program ini merupakan bentuk deteksi dini terhadap berbagai risiko penyakit sekaligus upaya membangun kesadaran hidup sehat sejak usia sekolah,” ujar Suhardin.
Sebanyak 296 siswa dari kelas 1, 2, dan 3 mengikuti pemeriksaan yang dilaksanakan langsung di lingkungan SMA Negeri 1 Lembo. Kehadiran pihak sekolah, pemerintah kecamatan, hingga unsur Babinsa menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung suksesnya program kesehatan tersebut.
Program Cek Kesehatan Gratis yang merupakan inisiatif pemerintah sejak Februari 2025 ini tidak hanya berorientasi pada pelayanan medis, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir masyarakat dari pendekatan kuratif menuju preventif.
Kepedulian kampus atau institusi pendidikan terhadap kesehatan warga tercermin melalui dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi pusat edukasi kesehatan dan pembentukan generasi yang sadar pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Kegiatan ini diharapkan menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara sektor pendidikan dan kesehatan dalam menciptakan masyarakat yang sehat, tangguh, dan produktif di Kabupaten Konawe Utara.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, program ini menjadi bukti bahwa investasi terbaik bagi masa depan daerah dimulai dari kesehatan generasi mudanya.
Redaksi
Tidak ada komentar