
ANDOWIA, bumikonaweutara – Sebuah dump truck 12 roda berwarna biru menabrak rumah warga di Desa Banggarema, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 02.00 WITA. Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan sopir kendaraan meninggal dunia dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dump truck yang bergerak dari arah Kendari menuju Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, diduga mengalami kecelakaan akibat pengemudi mengantuk saat melakukan perjalanan bersama sejumlah kendaraan lain yang berjalan beriringan.
Benturan keras membuat kendaraan keluar kendali dan menghantam rumah milik seorang warga bernama Sarif. Saat kejadian, Sarif bersama istri dan anaknya sedang tertidur lelap di dalam rumah.
“Saya kaget mendengar suara benturan sangat keras. Saya langsung menyelamatkan istri dan anak-anak keluar rumah,” ungkap Sarif.
Beruntung tidak ada korban jiwa dari pihak penghuni rumah. Namun kerusakan pada bangunan rumah cukup parah akibat hantaman kendaraan bertonase besar tersebut.
Sementara itu, sopir dump truck sempat dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Konawe Utara. Namun, sekitar satu jam setelah kejadian, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.
Insiden ini memicu sorotan tajam dari masyarakat Konawe Utara terhadap aktivitas kendaraan operasional tambang yang melintas di jalan umum pada malam hingga dini hari. Warga menilai lalu lintas kendaraan berat yang bergerak secara beriringan tanpa pengawalan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun masyarakat yang tinggal di sepanjang jalur lintasan.
Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Aktivitas kendaraan bertonase besar yang melintas di kawasan permukiman membutuhkan pengawasan ketat, pengaturan jam operasional yang jelas, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan berkendara.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait segera melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan sekaligus mengevaluasi pengawasan terhadap kendaraan operasional perusahaan yang melintas di wilayah Konawe Utara.
“Kami tidak ingin kejadian seperti ini terulang. Hari ini rumah warga yang menjadi korban, besok bisa saja menelan lebih banyak korban jiwa jika tidak ada tindakan tegas,” ujar salah seorang warga setempat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait insiden kecelakaan yang menggemparkan warga Desa Banggarema tersebut.
Redaksi.
Tidak ada komentar