Bupati Konawe Utara Buka Konsultasi Publik Revisi Pascatambang PT Stargate

Admin
15 Apr 2026 03:33
2 menit membaca

KENDARI, bumikonaweutara — Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH., MH., secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik revisi rencana pascatambang PT Stargate Pasific Resources yang digelar di Hotel Claro Kendari, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri Direktur PT Stargate Pasific Resources, F. Sandhy H. Hermawan, jajaran kepala dinas dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Kabupaten Konawe Utara, Camat Langgikima, serta para kepala desa di wilayah lingkar tambang Kecamatan Langgikima.

Dalam sambutannya, Bupati Ikbar menegaskan bahwa forum konsultasi publik menjadi momentum strategis untuk memastikan setiap tahapan aktivitas pertambangan memiliki arah akhir yang jelas dan bertanggung jawab.

“Forum ini menjadi ruang bersama untuk memastikan bahwa pascatambang tidak hanya sekadar kewajiban administratif, tetapi benar-benar menghadirkan keberlanjutan, keadilan, dan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, sektor pertambangan masih menjadi salah satu tulang punggung perekonomian daerah. Namun, aktivitas tersebut juga tidak lepas dari berbagai konsekuensi, baik terhadap lingkungan, kondisi sosial masyarakat, maupun tata ruang wilayah.

Karena itu, Bupati Ikbar menekankan tiga poin utama dalam revisi rencana pascatambang. Pertama, perusahaan harus menunjukkan komitmen nyata dalam memulihkan fungsi lingkungan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.

Kedua, proses revisi harus dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan aspek ekologis, sosial, serta sinkronisasi dengan rencana pembangunan daerah.

Ketiga, keterlibatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap proses pengambilan keputusan, mulai dari pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga tokoh masyarakat.

“Jangan sampai ada kebijakan yang diputuskan tanpa mendengar suara masyarakat di sekitar wilayah tambang,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati berharap forum tersebut dapat menghasilkan kesepahaman antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, sehingga pemanfaatan sumber daya alam saat ini tidak menjadi beban bagi generasi mendatang.

Forum kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan guna menyempurnakan rencana pascatambang yang berkelanjutan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *