DPRD Konut Apresiasi Perusahaan di Blok Mandiodo Mulai Perbaiki Akses Jalan Mandiodo–Tapuemea–Tapunggaya

Admin
4 Sep 2026 04:04
3 menit membaca

WANGGUDU, bumikonaweutara — Anggota DPRD Kabupaten Konawe Utara, Anas, S.Kom, menyampaikan apresiasi terhadap langkah sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Blok Mandiodo karena mulai merealisasikan perbaikan akses jalan yang menghubungkan Desa Mandiodo menuju Desa Tapuemea hingga Desa Tapunggaya, Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Perbaikan akses jalan tersebut dilakukan melalui peningkatan badan jalan, termasuk pekerjaan betonisasi pada sejumlah titik yang selama ini menjadi jalur penting bagi masyarakat.

Anas mengatakan, langkah tersebut merupakan hasil dari upaya Pemerintah Kabupaten Konawe Utara bersama DPRD dalam mencari solusi atas keterbatasan anggaran pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan jalan secara menyeluruh.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak dapat sepenuhnya mengandalkan APBD karena keterbatasan kemampuan anggaran. Karena itu, keterlibatan perusahaan yang beraktivitas di wilayah tersebut menjadi salah satu solusi untuk mempercepat penanganan akses jalan masyarakat.

“Karena anggaran yang kita miliki tidak mencukupi, upaya Bupati Alhamdulillah mendapat respons dari perusahaan-perusahaan yang ada di sana. Mereka bisa menyetujui dan memenuhi apa yang menjadi kebutuhan pemerintah daerah untuk perbaikan akses jalan,” ujar Anas saat ditemui di Wanggudu, Kamis (3/9/2026).

Ia menjelaskan, saat masyarakat menyampaikan aspirasinya di gedung DPRD Konawe Utara telah melakukan hearing bersama masyarakat Mandiodo, Tapuemea, Tapunggaya terkait kondisi akses jalan tersebut. Dari proses tersebut kemudian terbangun kesepakatan antara pemerintah daerah, DPRD, perusahaan dan masyarakat mengenai langkah perbaikan jalan.

Anas menilai, pelaksanaan pekerjaan yang kini mulai berjalan patut diapresiasi. Sebab, masyarakat tidak harus menunggu hingga tersedianya anggaran pemerintah daerah pada tahun berikutnya untuk mendapatkan perbaikan akses jalan.

“Respons kita sangat baik. Kita tentu tidak ingin masyarakat harus menunggu anggaran tahun depan atau sampai kapan anggaran pemerintah daerah tersedia. Dengan adanya upaya perusahaan-perusahaan yang ada di Konawe Utara untuk membantu memenuhi kebutuhan perbaikan jalan, ini tentu sangat kita apresiasi,” katanya.

DPRD Tetap Awasi Pelaksanaan

Meski pelaksanaan perbaikan jalan telah mulai dilakukan, Anas menegaskan DPRD tidak akan lepas tangan. Fungsi pengawasan tetap akan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat.

Menurutnya, kemampuan perusahaan dalam memenuhi target pekerjaan juga sangat bergantung pada kesiapan kontraktor dan realisasi anggaran dari masing-masing perusahaan.

“Bergantung kontraknya. Misalnya kontraktornya sudah siap, kalau anggarannya diserahkan sepenuhnya oleh perusahaan, kita juga tidak bisa memaksa. Perusahaan juga punya keterbatasan,” jelasnya.

Karena itu, DPRD lebih memilih menjalankan fungsi pengawasan dengan tetap berkoordinasi bersama masyarakat dan pihak perusahaan.

Anas mengatakan, masyarakat yang setiap hari menggunakan akses jalan tersebut juga memiliki peran penting dalam memberikan informasi apabila ditemukan kendala maupun persoalan dalam proses pengerjaan.

“Kita awasi saja pengerjaannya. Kalau nanti ada informasi terkait kapan pengerjaan dimulai, bagaimana progresnya, atau kalau sudah selesai, kita bisa melihat apakah pekerjaan tersebut sudah sesuai dengan kesepakatan,” ujarnya.

Libatkan Sejumlah Perusahaan

Adapun perusahaan yang terlibat dalam upaya perbaikan akses jalan tersebut antara lain PT Bumi Konawe Minerina (BKM), PT Cinta Jaya, PT Sumber Bumi Putra, PT Bumi Konawe Nickel Nusantara, serta PT Antam Tbk UBPN Konawe Utara.

Menurut Anas, keterlibatan perusahaan dalam memperbaiki akses jalan masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab sosial sekaligus kontribusi terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah operasional perusahaan.

Ia berharap pekerjaan tersebut dapat dilaksanakan secara konsisten hingga mencapai target yang telah disepakati bersama.

“Untuk sekarang ini, kita memberikan apresiasi karena mereka sudah mulai konsisten dengan apa yang mereka sampaikan. Yang terpenting pekerjaan berjalan, masyarakat bisa merasakan manfaatnya, dan DPRD bersama masyarakat tetap melakukan pengawasan,” pungkas Anas.

Perbaikan jalan Mandiodo–Tapuemea–Tapunggaya dinilai sangat penting karena menjadi salah satu akses utama yang digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sehingga peningkatan kualitas jalan diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap kelancaran mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.

Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *