
MOROWALI UTARA – Amukan jago merah di kawasan Desa Mondula, Kecamatan Lembo Raya, tidak menyisakan ruang untuk kompromi. Menjawab ancaman kebakaran hutan yang kian mengganas dan membakar paru-paru bumi Morowali Utara, Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 825/Garuda Yudha Sakti (Yonif TP 825/GYS) mengambil tindakan tegas: hantam dan padamkan tanpa sisa!
Tanpa menunggu hitungan menit, di bawah komando besi Komandan Batalyon (Danyonif) Letkol Inf Alkomar, S.I.P., M.Tr.(Mil.), satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) prajurit tempur dikerahkan ke titik lidah api. Medan yang liar dan kepulan asap pekat bukan penghalang. Dengan peralatan penanganan karhutla di genggaman, ratusan personel melancarkan operasi penyergapan garis depan demi melokalisir pergerakan api agar tidak menyentuh satu jengkal pun pemukiman warga.
“Begitu laporan karhutla masuk, tidak ada kata tunggu! Satu SSK prajurit langsung kami gerakkan menghantam titik api di Desa Mondula. Prioritas kami jelas dan mutlak: lokalisir pergerakan api, bumi hanguskan potensi bahaya, dan pastikan rakyat Lembo Raya tidur tenang tanpa ketakutan!” tegas Letkol Inf Alkomar, S.I.P., M.Tr.(Mil.) dengan nada tajam dan tanpa kompromi.
Komitmen ini menjadi bukti nyata bahwa prajurit Yonif TP 825/GYS tidak hanya siap bertempur menghadapi musuh, tetapi juga berdiri paling depan membanting ancaman bencana alam yang merenggut ketenangan rakyat.
Hingga saat ini, ratusan prajurit masih mengunci barikade pertahanan di lapangan. Menembus jelutong dan kepulan asap tebal, mereka terus melancarkan pemadaman intensif tanpa henti. Tidak ada kata mundur sebelum tanah Lembo Raya benar-benar bersih dari ancaman sebaran api dan racun kabut asap!
Redaksi.
Tidak ada komentar