
KENDARI, bumikonaweutara– Di bawah langit cerah Kota Kendari, tepat pada hari ke-7 Ramadan, jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara menggelar apel khusus di halaman Kantor Sat PJR. Dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Sultra, KBP Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si., kegiatan ini bukan sekadar apel rutin, melainkan momentum penguatan teknologi dan mentalitas pelayanan bagi personel di lapangan.
Ada beberapa poin penting yang menjadi sorotan dalam kegiatan yang berlangsung pada Rabu (25/2) pagi.
Sebagai langkah konkret modernisasi Polri, Dirlantas menyerahkan perangkat ETLE Handheld kepada jajaran wilayah. Hingga saat ini, total 9 unit telah didistribusikan.
“Dengan ETLE Handheld, kita meminimalisir transaksi langsung antara petugas dan masyarakat di lapangan. Ini adalah komitmen kita untuk transparansi dan profesionalisme,” tegas KBP Dr. Argowiyono.
Menyikapi dinamika institusi Polri akhir-akhir ini, Dirlantas memberikan pesan menyentuh kepada seluruh anggotanya untuk tetap menjaga etika. Meski di tengah ibadah puasa, personel diminta tidak kendur dalam menjaga arus lalu lintas, terutama di titik-titik rawan macet saat sore hari.
Menjelang Operasi Ketupat 2026, KBP Dr. Argowiyono mengingatkan jajaran bagian operasional untuk melakukan evaluasi mendalam. Beliau menekankan agar penempatan pos pengamanan didasarkan pada fakta terbaru di lapangan, bukan sekadar menyalin data tahun lalu.
Sisi humanis Polantas Sultra semakin terlihat melalui program kreatif selama bulan suci:
Mengakhiri arahannya, Dirlantas juga mengingatkan terkait hasil audit kinerja agar segera ditindaklanjuti. “Jangan sampai temuan yang sama terulang. Kita perbaiki dari hal kecil: kerapihan, kebersihan, dan komunikasi yang baik,” pungkasnya.
Dengan semangat perlindungan dan keberkahan di bulan Ramadan, Ditlantas Polda Sultra siap memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat Sulawesi Tenggara dalam beraktivitas di jalan raya.
Redaksi.
Tidak ada komentar