Hendra SE., M.Ap Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Konawe UtaraWANGGUDU, bumikonaweutara – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Konawe Utara (Konut) tengah melakukan akselerasi besar-besaran untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di bawah komando Hendra SE., M.Ap. selaku Kepala Bapenda, instansi ini menargetkan perolehan pajak sebesar Rp25 miliar pada tahun anggaran 2026.
Validasi Database dan Pemetaan Potensi
Langkah awal yang dilakukan Bapenda adalah melakukan pendataan ulang (database) secara menyeluruh sejak Januari 2026. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pajak secara akurat sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
“Kami sedang memvalidasi data potensi pajak di seluruh wilayah Konawe Utara. Bahkan di bulan puasa ini, tim kami tetap memantau aktivitas usaha yang beroperasi untuk memastikan tidak ada potensi yang terlewat,” ujar Hendra saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (26/2/2026).
Sektor Pertambangan Jadi Fokus Optimalisasi, Salah satu lumbung pendapatan yang menjadi perhatian serius adalah sektor pertambangan. Bapenda Konut kini tengah melakukan optimalisasi pajak pada perusahaan-perusahaan tambang yang beroperasi di bumi Oheo.
Hendra menjelaskan bahwa hampir seluruh jenis pajak sudah berjalan efektif. Namun, saat ini pihaknya tengah memberikan perhatian khusus pada sektor yang belum tergarap maksimal, yakni pajak sarang burung walet dan pajak hiburan.
“Semua sektor sudah berjalan, sisa pajak burung walet dan hiburan seperti pasar malam, bilyar, dan lainnya yang sedang kita dorong pengelolaannya,” tambahnya.
Daftar Objek Pajak Berdasarkan Perda No. 1/2024, Sesuai regulasi terbaru, Bapenda Konut berwenang memungut berbagai jenis pajak, di antaranya:
Harapan dan Kepatuhan Wajib Pajak
Menutup keterangannya, Hendra berharap seluruh pelaku usaha dan wajib pajak di Konawe Utara dapat kooperatif dan mematuhi aturan yang berlaku. Kepatuhan ini dinilai krusial agar pembangunan daerah dapat berjalan lancar melalui dukungan PAD yang kuat.
“Harapan kami semua berjalan lancar. Jika semua wajib pajak patuh, kita optimis target Rp25 miliar yang diberikan Pemda dapat tercapai tepat waktu,” pungkas Hendra.
Redaksi.
Tidak ada komentar