Polda Sultra Serap Aspirasi Komunitas Burung Kendari lewat “Jumat Curhat”, Bahas Narkoba hingga Cyber Crime

Admin
13 Feb 2026 06:20
Hukrim 0 125
2 menit membaca

KENDARI, bumikonaweutara – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara kembali memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui program rutin “Jumat Curhat”. Kali ini, jajaran Polda Sultra menyambangi Komunitas Burung Kendari dan para pegiat kicau mania untuk berdialog langsung di Maimo Cafe & Bistro, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini dihadiri oleh perwakilan berbagai satuan kerja (Satker) Polda Sultra, mulai dari Ditreskrimsus, Ditlantas, Ditresnarkoba, hingga Bid Dokkes dan Bidpropam. Kehadiran lintas fungsi ini bertujuan agar setiap keluhan masyarakat dapat langsung dijawab oleh fungsi kepolisian yang relevan.

Perwakilan dari Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sultra menjelaskan bahwa forum ini bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen penting kepolisian untuk menyerap aspirasi dan aduan secara real-time.

“Melalui Jumat Curhat, kami ingin menciptakan komunikasi dua arah. Kepolisian membutuhkan masukan masyarakat untuk memetakan potensi gangguan keamanan dan ketertiban secara lebih akurat,” ujarnya.

Dalam sesi dialog, Ketua Komunitas Kicau Mania, Qadri, menyampaikan kekhawatirannya terkait peredaran narkoba yang kian meresahkan. Menurutnya, penyalahgunaan narkotika menjadi akar dari berbagai tindak kriminalitas lain, seperti pencurian dan kekerasan. Ia mendorong kepolisian untuk mengoptimalkan edukasi hingga ke tingkat RT/RW sebagai langkah preventif dini.

Selain isu narkoba, aspek keselamatan jalan raya juga menjadi sorotan. Aris, salah satu peserta, mengeluhkan operasional truk pengangkut material yang seringkali tidak menggunakan penutup bak. Tumpahan pasir dan kerikil di jalan raya dinilai sangat membahayakan nyawa pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.

Di sisi lain, Adi mengangkat fenomena maraknya penipuan online (cyber crime) yang menyasar berbagai lapisan masyarakat. Ia berharap Polda Sultra lebih masif melakukan sosialisasi literasi digital agar warga tidak mudah terjebak modus penipuan berbasis teknologi yang semakin canggih.

Menanggapi rentetan aspirasi tersebut, perwakilan Polda Sultra menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjuti setiap poin yang disampaikan. Beberapa langkah yang akan diperkuat antara lain:

  •  Peningkatan patroli di titik-titik rawan.
  •  Edukasi keselamatan berlalu lintas bagi operator angkutan material.
  •  Sosialisasi bahaya narkoba dan literasi digital secara berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung hangat ini ditutup dengan situasi yang aman dan kondusif. Program Jumat Curhat diharapkan terus menjadi jembatan efektif dalam mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di Sulawesi Tenggara.

Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *