Ikbar SH. Gandeng Pemda Konut Sambangi PT. AGB Dan PT. TIP Buat Pernyataan

Admin
13 Jan 2022 14:18
Daerah 0 1886
2 menit membaca

Lasolo, bumikonaweutara -Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), wakil Bupati H. Abuhaera S.sos M.si, bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turun meninjau langsung penyebab banjir yang merusak rumah warga Desa Andeo Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dini hari Kamis 13/1/2022.

Banjir bandang yang sempat heboh di tengah masyarakat Konut dan viral media sosial awal tahun 2022 itu, membuat politisi Partai Bulan Bintang (PBB) naik pitam untuk melakukan satu aksi turun lapangan mendatangi dua perusahaan batu yang beroperasi di daerah itu.

“Kehadiran saya dan Wakil Bupati Konawe Utara yaitu untuk mengawasi dan meninjau aktivitas yang di lakukan PT. ARTHA GUNUNG BATU (AGB) dan PT. TERATAI INTI PERKASA (TIP), sesuai yang di kabarkan oleh publik.” ucap Ikbar SH.

Dari hasil investigasi Ikbar SH. bersama rombongan Pemerintah Daerah (Pemda) Konut, menemukan adanya pendangkalan sungai dan jembatan yang tidak maksimal untuk menampung debit air yang tinggi. Usai meninjau Daerah Aliran Sungai (DAS), rombongannya mendapati kiriman lumpur dari perusahaan tambang golongan ‘C’ PT. TERATAI INTI PERKASA (TIP) yang menggenangi akses jalan umum serta merusak rumah warga.

Dihadapan Ketua DRPD Konut, wakil bupati Konut, Direktur PT. AGB Andi Ardillah Akbar membuat surat pernyataan tertulis untuk membongkar jembatan yang menutup aliran sungai Andeo, dan berjanji jika akan membangun jembatan lebih tinggi lagi, terlebih dahulu akan mengkoordinasikan kepada Dinas Pekerjaan Umum Konut, sebelum pembangunan jembatan pada tanggal 20 januari 2022.

Poto : Surat Pernyataan PT. Arta Gunung Batu

Disaksikan para OPD, Direktur PT. TIP Sarno juga membuat pernyataan tertulis kepada DPRD dan PEMDA, yaitu. “bersedia membangun drainase sesuai petunjuk dinas PU Konut, mengganti rugi bangunan rumah warga yang terdampak banjir, mengganti rugi lahan dan tanaman warga. Apabila belum menyelesaikan semua itu, maka pihak PT. TIP bersedia di berhentikan.”

“Sebelum sidak terlebih dahulu kita mengecek kondisi sungai Andeo yang berada di sekitar wilayah perusahaan yang mengalami pendangkalan” ungkap H. Abuhaera S.sos M.si Wakil Bupati Konut.

mantan jenderal ASN Konut yang sangat matang untuk memikirkan daerahnya menilai, PT. TIP di haruskan untuk secepatnya melakukan langkah antisifasi terhadap kiriman lumpur yang menggenangi akses jalan umum, bahkan mengancam bangunan PUSKESMAS ANDEO.

“Ini harus di bangunkan drainase  sesuai dengan kondisi kebutuhan dan harus berkoordinasi dengan pihak Dinas PU Konut.” tutup Wakil Bupati Konut.

Penulis : Diman

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *