
KENDARI, bumikonaweutara — Bulan suci Ramadan 1447 H di Kota Kendari dipastikan berjalan lebih tertib. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara secara resmi mengintensifkan Operasi Turjawali guna memastikan kenyamanan warga dalam beribadah, mulai dari hiruk-pikuk berburu takjil hingga suasana tenang saat sahur.
Sebanyak 39 personel pilihan di bawah komando AKP Yonathan, S.H., dikerahkan untuk menyisir titik-titik krusial di ibu kota provinsi tersebut. Strategi pengamanan ini dibagi menjadi tiga fase penting:
1. Sore Hari: Penjinak Kemacetan di Pasar Takjil
Mulai pukul 16.00 Wita, saat volume kendaraan meningkat tajam, petugas bersiaga di kawasan Taman Lantas dan Bundaran Gubernur. Fokus utama mereka adalah mencairkan kepadatan di titik-titik penjualan takjil agar aktivitas “ngabuburit” warga tetap lancar tanpa hambatan arus.
2. Malam Hari: Sterilisasi Ibadah dan Patroli Anti-Knalpot Brong
Saat azan Isya berkumandang, pengamanan bergeser ke area Masjid Al Alam. Personel fokus mengatur akses keluar-masuk jamaah demi mencegah penumpukan kendaraan di area parkir.
Tak berhenti di situ, patroli malam berlanjut ke wilayah Baruga dan Bundaran Tank untuk menyisir aktivitas geng motor serta penggunaan knalpot brong yang bising. Langkah ini diambil demi menjaga ketenangan masyarakat yang sedang beristirahat maupun beribadah.
3. Dini Hari: Hadang Balap Liar Lewat Patroli Subuh
Pukul 03.30 Wita, saat mayoritas warga bersiap santap sahur, tim Ditlantas justru memulai manuvernya. Rute patroli meliputi:
“Kami mengedepankan edukasi dan teguran simpatik. Bagi warga yang melakukan sahur on the road, kami imbau untuk segera kembali ke rumah masing-masing demi menghindari potensi gesekan atau gangguan keamanan,” ujar pihak Ditlantas dalam laporannya.
Sejauh ini, situasi di wilayah hukum Polda Sultra dilaporkan aman dan terkendali. Meski ada beberapa teguran bagi pengendara tanpa helm, kehadiran polisi di lapangan terbukti efektif menekan angka pelanggaran lalu lintas dan mencegah aksi balap liar yang kerap marak di bulan Ramadan.
Redaksi.
Tidak ada komentar