Ditreskrimsus Polda Sultra Awasi Distribusi LPG 3 Kg di Kendari, Pasokan Dipastikan Aman

Admin
27 Mei 2026 03:03
Hukrim 0 10
2 menit membaca

KENDARI l, bumikonaweutara – Polda Sulawesi Tenggara melalui Personel Unit II Subdit I Indagsi Ditreskrimsus melakukan pengecekan dan pengawasan proses pengisian tabung gas LPG 3 kilogram bersubsidi di SPBE PT Cahaya Internasional Indonesia, Selasa (25/5/2026).

Kegiatan pengawasan berlangsung sekitar pukul 14.10 WITA di wilayah Kelurahan Sambuli, Kecamatan Sambuli, Kota Kendari. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan proses pengisian dan distribusi LPG bersubsidi berjalan lancar serta kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sultra, Dody Ruyatman mengatakan, personel kepolisian melakukan pemantauan langsung terhadap proses pengisian tabung LPG 3 Kg yang selanjutnya diangkut oleh agen penyalur mitra Pertamina untuk didistribusikan ke sejumlah pangkalan resmi di wilayah Sulawesi Tenggara.

“Pengawasan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan distribusi LPG subsidi berjalan tepat sasaran serta menjaga stabilitas pasokan bagi masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, stok LPG 3 Kg untuk wilayah Sulawesi Tenggara tercatat dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Selain itu, proses pengisian maupun distribusi dilaporkan berjalan normal tanpa kendala berarti.

Pihak SPBE PT Cahaya Internasional Indonesia melalui Kasubdit Produksi, Asdian menjelaskan bahwa tidak terdapat hambatan dalam proses pengisian maupun pendistribusian LPG bersubsidi tersebut. Harga LPG 3 Kg juga dipastikan masih stabil dan belum mengalami kenaikan.

Tabung LPG yang telah diisi selanjutnya didistribusikan ke sejumlah wilayah di antaranya Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Konawe Kepulauan, Kota Kendari, hingga sebagian wilayah Kabupaten Konawe.

Dalam sehari, SPBE PT Cahaya Internasional Indonesia diketahui mampu menyalurkan sekitar 22.400 tabung LPG 3 Kg. Sementara total penyaluran LPG bersubsidi di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara mencapai sekitar 200 ton per hari.

Pengawasan yang dilakukan Ditreskrimsus Polda Sultra tersebut menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi potensi kelangkaan maupun penyimpangan distribusi LPG subsidi di tengah masyarakat, sekaligus memastikan kebutuhan energi rumah tangga tetap terpenuhi dengan baik.

Redaksi Bumi Konawe Utara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *