Peringatan Isra Mi’raj 1447 H: Bupati Ikbar Ajak Masyarakat Konut Jadikan Shalat sebagai Fondasi Moral Membangun Daerah

Admin
26 Jan 2026 03:49
Daerah 0 114
2 menit membaca

WANGGUDU, bumikonaweutara – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Raya Babussalam Wanggudu saat Pemerintah Kabupaten Konawe Utara menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H / 2026 M, Jumat (23/01/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi jajaran pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat refleksi spiritual di tengah dinamika pembangunan daerah.

 

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH., M.H., didampingi Wakil Bupati H. Abuhaera, S.Sos., M.Si. Turut hadir Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, seluruh Kepala OPD, Kepala Bagian, pengurus Majelis Ta’lim se-Kabupaten Konawe Utara, serta ratusan tokoh masyarakat.

 

Shalat Sebagai Sumber Kekuatan Moral Dalam sambutannya yang penuh makna, Bupati H. Ikbar menekankan bahwa Isra Mi’raj bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat akan kebesaran Allah SWT dan keteguhan iman Rasulullah SAW. Beliau menitikberatkan pada esensi ibadah shalat yang diterima Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa agung tersebut.

 

“Melalui peringatan ini, saya mengajak seluruh umat Islam di Konawe Utara untuk menjadikan shalat sebagai sumber kekuatan moral dan spiritual utama,” ujar H. Ikbar di hadapan para jamaah.

 

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa nilai-nilai dalam shalat memiliki korelasi langsung dengan karakter pembangunan manusia di Konawe Utara. “Dari shalat kita belajar tentang disiplin, kejujuran, tanggung jawab, dan ketulusan. Karakter-karakter inilah yang kita butuhkan untuk menghadapi setiap ujian kehidupan dan tantangan dalam membangun daerah yang kita cintai ini,” tambahnya.

 

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Kehadiran lengkap jajaran pimpinan daerah hingga tingkat Majelis Ta’lim menunjukkan kuatnya sinergi antara ulama, umara (pemimpin), dan masyarakat di Bumi Oheo. Peringatan ini juga menjadi ajang silaturahmi akbar untuk mempererat tali persaudaraan (ukhuwah islamiyah) di awal tahun 2026.

 

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan Kabupaten Konawe Utara agar selalu berada dalam lindungan Allah SWT, menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

 

Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *