PT. Bumi Konawe Minerina Realisasikan Program Pembangunan Sarana Ibadan dan Insfrastrukur Jembatan di Desa Binaan.

Admin
29 Mar 2025 08:42
Ragam 0 556
2 menit membaca

Molawe, bumikonaweutara – Guna memberikan dampak positif serta bentuk kepedulian terhadap masyarakat lingkar tambang, perusahaan pertambangan nikel PT. Bumi Konawe Minerina (BKM) yang sedang beroperasi di Blok Mandiodo Kecamatan Molawe Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memberikan bantuan sarana ibadah dan pembangunan jembatan penghubung Desa.

PT. Bumi Konawe Minerina adalah perusahaan yang berkomitment terhadap perkembangan pembangunan desa khususnya dalam sector infrastruktur dasar, pada bulan Maret 2025 ini telah merealisasikan program PPM di bidang pembangunan sarana dan/atau prasarana ibadah dan pembangunan infrastruktur yang menunjang PPM. “donasi pembangunan masjid Al Istiqomah Desa Tapunggaya senilai Rp 50.000.000,- serta emergency Respon pembangunan Jempatan Roboh Desa Tapuemea yang menjadi akses jalan utama masyarakat.” Ungkap pria paruh baya yang biasa disapa Sam.

Kegiatan penyerahan donasi pembangunan masjid Al Istiqomah Desa Tapunggaya senilai Rp 50.000.000,- yang dilakukan pada 5 Maret 2025 adalah program donasi rutin yang dilaksanakan setiap semester, dimana kegiatan telah berjalan selama 4 semester sejak 2023. Tujuan program ini adalah agar bangunan Masjid masjid Al Istiqomah Desa Tapunggaya menjadi lebih baik dan terawatt dengan baik, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pelaksanaan ibadah masyarakat dan pada akhirnya peningkatan Sumber Daya Manusia

Pembagunan Majid menjadi program utama perusahan kami yang rutin dijalankan sebagai salah satu upaya peningkatan insfrasturktur dan SDM di sector keagamaan.” Ucap Manager CDE PT. BKM Syamsudin Alfatah mengatakan

Tak hanya peduli terhadap sarana ibadah, PT. BKM juga membangun sarana umum yaitu pada tanggal 16 MAret 2025 PT. Bumi Konawe Minerima dengan respon yang cepat membangun secara keseluruhan Jembatan Kayu akses utama Desa Tapumea menggunakan alat berat dan kayu log dengan jumlah yang banyak. Jembatan yang berada di Desa Tapuema tersebut beberapa hari sebelumnya mengalami ambruk dan putus sehingga kendaraan umum tidak dapat lewat dan terpaksa menggunakan akses alternatif sementara melalui lahan salah satu warga desa.

“Jembatan Tapuemea yang putus ini harus segera dperbaiki dan dibangun Kembali karna ini menjadi akses utama masyarakat, oleh karena itu BKM merespon secara cepat untuk memperbaiki jembatan tersebut dan alhamdulillah selesai dibangun kembali dalam 2 hari.. Hal Ini wujud komitmen BKM terhadap pelayanan fasilitas umum.” Tutupnya.

Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *