Patroli Subuh Ditlantas Polda Sultra Cegah Balap Liar, Pelanggaran dan kecelakaan di Sejumlah Titik di Kota Kendari

Admin
24 Feb 2026 03:35
Hukrim 0 9
2 menit membaca

Kendari, bumikonaweutara – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara kembali melaksanakan patroli subuh sebagai langkah preventif mencegah balap liar, aksi melawan arus, serta berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Kegiatan patroli yang digelar pada Selasa, 24 Februari 2026, mulai pukul 03.30 Wita tersebut dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) Patroli Subuh dan melibatkan empat personel Ditlantas Polda Sultra, yakni AIPTU Ilham Majid, S.H., AIPTU Mujalidif, BRIGPOL Heru Sutikno, dan BRIPDA Muh. Fahri.

Patroli diawali dari Mako PJR dan menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan pelanggaran serta potensi balap liar, di antaranya kawasan Kolam Retensi, Bundaran Tenk, Bundaran Abunawas, hingga pertigaan Jalan Baru sebelum kembali ke Mako PJR.

Selama kegiatan berlangsung, personel melakukan pemantauan arus lalu lintas, pengaturan kendaraan, serta memberikan imbauan kepada pengendara agar tidak melakukan pelanggaran seperti melawan arus maupun pelanggaran kategori 33 L yang berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Dirlantas Polda Sulawesi Tenggara melalui Padal Patroli Subuh menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan situasi kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan menjelang waktu sahur dan subuh.

“Patroli subuh ini kami intensifkan sebagai bentuk pencegahan dini terhadap aksi balap liar dan pelanggaran lalu lintas yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di sepanjang rute patroli terpantau aman, tertib, dan kondusif. Ditlantas Polda Sultra juga mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak bersama.

Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *