Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan, Polres Konawe Utara Tanam Uwi Ungu di Lahan Strategis

Admin
31 Jan 2026 11:17
Hukrim 0 62
2 menit membaca

Wanggudu, bumikonaweutara – Kepolisian Resor (Polres) Konawe Utara terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program prioritas Asta Cita Presiden RI terkait ketahanan pangan. Pada Sabtu pagi (31/1/2026), melalui inisiatif “Sahabat Tani”, Polres Konawe Utara melaksanakan penanaman bibit Uwi Ungu di lahan produktif milik Polres.

​Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Konawe Utara, Kompol Sumarso, S.Sos., yang turun lapangan bersama jajaran untuk memastikan proses penanaman berjalan optimal sesuai standar teknis pertanian.

​Dalam aksi ini, sebanyak 66 bibit Uwi Ungu telah berhasil ditanam pada tahap awal. Sementara itu, 34 bibit lainnya telah disiapkan dan akan segera menyusul ditanam setelah tunas mencapai ukuran ideal di atas 10 cm. Langkah ini diambil untuk menjamin tingkat keberlangsungan hidup tanaman yang lebih tinggi.

​Penanaman di atas lahan seluas 100 mm² ini bukan sekadar rutinitas. Kompol Sumarso menekankan peran krusial Bakomsus (Bintara Kompetensi Khusus) Ketahanan Pangan sebagai motor penggerak utama. Personel Bakomsus diinstruksikan untuk mengawal komoditas baru ini secara berkelanjutan dengan tiga mandat utama:

​Monitoring Ketat: Melaporkan setiap progres, mulai dari kesiapan lahan hingga fase pertumbuhan.

​Pemeliharaan Intensif: Menjaga kebersihan lahan dari gulma dan organisme pengganggu tanaman (OPT) guna memastikan pertumbuhan maksimal.

​Digitalisasi Laporan: Memanfaatkan aplikasi yang telah disediakan untuk pelaporan data perkembangan tanaman secara transparan dan real-time.

​”Kami menitikberatkan pada keberlanjutan. Melalui peran Bakomsus, kita ingin memastikan bahwa Uwi Ungu ini menjadi komoditas pangan baru yang sukses dikembangkan di wilayah Konawe Utara,” ujar Kompol Sumarso di sela-sela kegiatan.

​Langkah inovatif ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi masyarakat sekitar untuk ikut memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif demi memperkuat kedaulatan pangan di tingkat daerah hingga nasional.

 

Redaksi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *