
WANGGUDU, bumikonaweutara – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Konawe Utara mencatat adanya tren peningkatan jumlah penduduk yang signifikan sepanjang tahun 2025. Peningkatan ini didorong oleh kebijakan strategis pemerintah daerah dan tingginya arus migrasi tenaga kerja ke wilayah Konawe Utara.
Kepala Dinas Dukcapil Konawe Utara, Ahmad Sukamto Thayeb, SKM., M.Si., dalam keterangannya di ruang kerja di Kecamatan Asera, Rabu (4/2), mengungkapkan bahwa lonjakan ini merupakan dampak langsung dari Surat Edaran Bupati Konawe Utara mengenai kewajiban kepemilikan dokumen kependudukan bagi seluruh masyarakat yang berdomisili dan bekerja di wilayah tersebut.
Menurut Ahmad Sukamto, peningkatan data yang paling menonjol terlihat pada Semester II tahun 2025. Fenomena ini dipicu oleh kesadaran masyarakat, terutama para pekerja di kawasan industri, untuk beralih status kependudukan menjadi warga Konawe Utara.
”Banyak masyarakat yang bekerja di sini sebelumnya terdaftar secara individu di daerah asal. Namun, setelah adanya imbauan Bupati, mereka mulai memindahkan seluruh anggota keluarganya ke dalam satu Kartu Keluarga (KK) di Konawe Utara,” jelasnya.
Dukcapil juga mencatat keberhasilan dalam sinkronisasi data bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Ahmad Sukamto menegaskan bahwa progres penginputan data untuk kategori ASN, P3K, dan pegawai paruh waktu yang bertugas di Konawe Utara telah mencapai 100 persen.
Langkah ini memastikan bahwa seluruh aparatur negara yang bekerja di wilayah tersebut kini telah memiliki identitas kependudukan setempat, baik sebagai kepala keluarga maupun bersama anggota keluarganya.
Meskipun aktivitas pelayanan harian menunjukkan volume yang tinggi, pihak Dukcapil Konawe Utara masih menunggu rilis resmi data agregat dari Pemerintah Pusat.
”Kami melakukan pelayanan secara intensif setiap hari dan melaporkannya ke tingkat Provinsi hingga Pusat. Saat ini, kami tengah menunggu hasil final untuk Semester II tahun 2025 yang diperkirakan akan keluar pada pertengahan atau akhir bulan Februari ini,” tambah Ahmad Sukamto.
Dinas Dukcapil berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan prima bagi seluruh masyarakat yang ingin mengurus administrasi kependudukan, baik pencatatan sipil maupun pendaftaran penduduk, guna mendukung validitas data pembangunan daerah.
Redaksi.
Tidak ada komentar