
KENDARI, bumikonaweutara – Pemasangan billboard ucapan “Selamat dan Sukses Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII Kadin Sultra” oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, sempat memicu spekulasi publik. Pasalnya, papan reklame besar tersebut hanya menampilkan foto Gubernur tanpa didampingi Wakil Gubernur, Hugua.
Menanggapi riuh rendah di masyarakat, Panitia Muprov VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sultra memberikan klarifikasi resmi untuk meluruskan persepsi yang berkembang.
Ketua Panitia Muprov Kadin Sultra, Sastra Alamsyah, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda internal organisasi dan bukan merupakan representasi kegiatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) secara administratif.
“Ini adalah acara Kadin, bukan acara pemerintah. Jadi siapa pun berhak memberikan ucapan, baik Gubernur maupun pihak lainnya sebagai bentuk apresiasi,” ujar Sastra pada Minggu (15/02/2026) malam, dikutip dari matalokal.com
Sastra menjelaskan beberapa poin utama terkait pemasangan atribut tersebut: Dukungan Moral: Ucapan selamat dalam bentuk baliho atau billboard adalah hal lazim dalam setiap kegiatan organisasi sebagai bentuk dukungan moral. Independensi Organisasi: Seluruh rangkaian Muprov VIII dilaksanakan secara independen sesuai mekanisme internal Kadin, tanpa intervensi agenda politik maupun kepentingan Pemprov. Tanpa Implikasi Administrasi: Panitia meminta agar publik tidak menarik masalah ini ke ranah politik atau administratif pemerintahan.
Senada dengan panitia, pihak Pemerintah Provinsi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sultra menegaskan bahwa billboard tersebut bukan merupakan pengadaan resmi dari negara.
Plt. Kepala Dinas Kominfo Sultra, Andi Syahrir, menyatakan pihaknya tidak terlibat dalam pembuatan maupun pemesanan materi publikasi tersebut.
“Sepertinya itu murni inisiatif pihak Kadin. Kami di Kominfo Sultra tidak melakukan request atau permintaan apa pun terkait kegiatan ini,” tegas Andi Syahrir melalui keterangan singkatnya.
Dengan klarifikasi ini, panitia berharap kesalahpahaman di tengah masyarakat dapat segera berakhir, sehingga fokus utama tetap tertuju pada kesuksesan agenda ekonomi daerah melalui Muprov VIII Kadin Sultra.
Redaksi.
Tidak ada komentar